0%
📚 Kembali ke Cerita
Chapter 2

Perasaan yang Tumbuh

👁 20 Dibaca 📖 Hujan yang Mempertemukan Kita
Takdir seolah mempermainkan mereka. Beberapa hari kemudian, Raka kembali bertemu Alya di sebuah kedai kopi dekat kantornya.

"Aku tahu kita pasti ketemu lagi," kata Alya sambil tertawa kecil.

Sejak saat itu, mereka mulai sering menghabiskan waktu bersama. Mencoba makanan baru, berjalan di taman setiap akhir pekan, hingga saling bercerita tentang mimpi-mimpi yang belum tercapai.

Raka menyukai cara Alya tertawa. Bagi Raka, tawa itu mampu menghapus semua lelah setelah bekerja.

Namun suatu malam, Alya mengaku bahwa ia menerima tawaran pekerjaan di kota lain.

"Aku berangkat bulan depan."

Ucapan itu membuat Raka terdiam. Ada begitu banyak kata yang ingin ia sampaikan, tetapi semuanya terasa sulit keluar.

Beberapa hari sebelum keberangkatan Alya, Raka akhirnya memberanikan diri.

"Alya... aku suka sama kamu."

Alya tersenyum, matanya mulai berkaca-kaca.

"Aku juga."

Mereka saling menggenggam tangan, tetapi keduanya tahu bahwa waktu sedang berpihak pada jarak.