Chapter 1
Pertemuan Di Bawah Hujan
👁 25 Dibaca
📖 Hujan yang Mempertemukan Kita
Hujan turun deras sore itu. Orang-orang berlarian mencari tempat berteduh, sementara Raka masih berdiri di halte dengan tas yang sudah basah. Hari itu benar-benar melelahkan. Presentasi di kantor gagal, ponselnya kehabisan baterai, dan payungnya tertinggal di rumah.
Di tengah suara rintik hujan, seorang gadis datang sambil membawa payung berwarna krem. Rambutnya sedikit basah tertiup angin.
"Kalau terus berdiri di sini, nanti kamu masuk angin," ucap gadis itu sambil tersenyum.
Raka menoleh kebingungan.
"Kamu ngomong sama saya?"
"Iya. Kebetulan arah kita sama. Mau berbagi payung?"
Raka mengangguk pelan. Mereka berjalan berdampingan tanpa banyak bicara. Hanya suara hujan yang menemani langkah mereka.
Di persimpangan jalan, gadis itu berhenti.
"Aku Alya."
"Raka."
"Senang bertemu denganmu, Raka."
Sebelum Raka sempat berkata apa pun, Alya sudah melangkah pergi. Yang tertinggal hanyalah senyum hangat dan kenangan singkat di tengah hujan.
Sejak hari itu, Raka tidak pernah menyangka bahwa pertemuan sederhana itu akan mengubah hidupnya.