Chapter 2
Ia Mengawasi
👁 8 Dibaca
📖 Bisikan dari Balik Dinding
Malam kedua, bau busuk itu semakin tajam. Bayu terbangun tepat pukul 03.13 pagi karena merasa sesak napas, seolah ada seseorang yang duduk di dadanya. Ketika ia membuka mata, ruangan itu sunyi, namun matanya secara tidak sengaja tertuju pada celah dinding.
Di dalam celah yang gelap itu, dua buah pupil mata berwarna merah pucat, tanpa kelopak, sedang menatapnya lekat-lekat. Mata itu tidak berkedip. Bayu membeku, keringat dingin mengucur deras. Tiba-tiba, sebuah suara parau, seperti gesekan amplas pada kayu, berbisik dari balik celah: "Pinjam... kulitmu..."